"TETE MAPURU"
"TETE MAPURU"
adalah merupakan seorang tokoh dan pelaku sejarah utama
diwilayah Kab. Mimika khususnya bagi masyarakat adat Suku Kamoro.Tete Mapuru sangat
dihormati dan sangat disegani pada masa hidupya dan sampai saat ini
cerita dan kisah tentang beliau masih mendarah daging diantara sekian banyak anak cucu dan turun
temurunnya yang ada dan masih hidup sampai saat ini.
Cerita dan kisah tentang
"Tete Mapuru" sampai saat ini masih dianggap sebagai suatu
cerita yang sakral dan sangat religius bagi masyarakat suku kamoro pada
umumnya, terutama bagi masyarakat suku kamoro yang berdiam dan tinggal
disepanjang Kali Kamora dikampung Miyoko desa Miyoko kabupaten Mimika. Cerita dan kisah
sejarah ini masih sangat melegenda dan sangat membekas di hati dan diri anak
cucu turun temurun dari Tete Mapuru. Bahkan cerita tentang Tete Mapuru ini
adalah merupakan cerita pengantar tidur bagi sebahagian besar anak-anak kecil
Suku Kamoro yang biasa diceritakan pada saat menjelang tidur oleh orang tua dan
kakek nenek mereka di saat mereka hendak tidur di malam hari.
Sayang dan
sungguh-sungguh sangat di sayangkan karena cerita tentang TETE MAPURU ini belum
dapat di ekspos keluar terutama bila harus di angkat ke suatu media atau forum
yang lebih besar. Bagi sebahagian peneliti dan penulis sejarah masih menganggap
bahwa cerita tentang Tete Mapuru ini adalah merupakan suatu cerita Mitos atau
cerita Dongeng belaka yang biasa diceritakan oleh para orang-orang tua dari
Suku Kamoro di saat hendak menidurkan dan menina bobo'kan anak-anaknya di malam
hari.
Tapi berdasarkan
penelitian dan hasil penelusuran kami selama ini setelah berada di wilayah
Kabupaten Mimika dan meninjau langsung tempat tempat sejarah dan tanah tanah
sejarah yang pernah di singgahi dan pernah di tinggali oleh Tete Mapuru, maka
kami menganggap bahwa cerita tentang TETE MAPURU adalah BENAR adanya, bukanlah suatu cerita Mitos
maupun cerita Dongeng belaka. Hal ini diperkuat juga
dengan hasil penelitian dan penelusuran kami dari beberapa sumber dan
tokoh-tokoh masyarakat yang berasal dari suku dan daerah daerah lain di luar
wilayah Kamoro/Timika, yang masih dapat dipercaya dan sangat sangat berpengaruh
di kalangan masyarakat saat ini, mereka tidak mungkin berani berbohong dan
merekayasa cerita sejarah ini, karena mereka pun takut jikalau mereka berbohong
ataupun merekayasa cerita ini maka mereka akan mendapatkan hukuman dan balasan
yang setimpal di kemudian hari nanti.
Makanya untuk mengenang dan
menghormati tokoh pelaku sejarah ini maka masyarakat dan Pemda Kab. Mimika
telah selesai membagun sebuah monumen/Tugu barupa Patung Manusia yang berdiri
setengah jongkok dengan Patung Dua ekor Anjing yang di yakini oleh masyarakat
bahwa Anjing itu adalah merupakan Anjing kesayangan yang biasa di bawah oleh
Tete Mapuru saat bepergian kemana pun juga.
Bersambung..........


